Sentul, AI
- Setelah sempat tertinggal dari saingan terdekatnya: pada seri kelima ajang Indonesia Sentul Series of Motorsport  (ISSOM), Setul Circuit (21-22/10), Fitra Eri tampil memukau dengan menyabet dua gelar juara sekaligus: di kelas Honda Jazz Speed Challenge  (HJSC) Category Master dan kelas Kejuaraan Nasional Indonesia Touring Car Championship (ITCC) 1.5. 

Memulai jalannya lomba dengan berada pada grid kedua saat start, Fitra cukup diuntungkan dengan keluarnya safety car saat dimulainya start, karena ada salah satu peserta mengalami kecelakaan jelang grid position. Alhasil, Fitra mendapatkan kesempatan untuk mempersempit jarak dengan Rio yang berada di grid pertama.



Begitu safety car kembali masuk paddock setelah satu lap berlalu, Fitra terus menempel ketat Rio serta mencari peluang untuk melakukan overtaking, dan setelah beberapa lap akhirnya dapat melakukan take over meskipun Honda Jazz besutanya sempat sedikit bersenggolan dengan mobil Rio. Tapi, Fitra dapat mempertahankan posisi hingga garis finish meskipun terus mendapatkan  tekanan dari Rio.

Dengan kemenangan ini, Fitra berhasil berada di posisi teratas perolehan poin sementara yaitu 73 disusul Rio dengan poin 67. Meskipun terpaut enam poin, namun hal ini belum cukup untuk mengamankan posisi Fitra untuk dapat menjadi juara nasional di kelas HJSC Category Master karena masih ada satu seri lagi yang harus diselesaikan.

“Kondisi mobil tidak mengalami kerusakan berarti, karena hanya sedikit bersenggolan dengan Rio dan pastinya siap untuk kembali bertarung di seri berikutnya. Apalagi saat di kelas ITCC, Fitra dapat menyelesaikan lomba dengan baik. Namun demikian, kami tetap akan melakukan berbagai pengecekan kendaraan agar lebih siap lagi di seri berikutnya, karena merupakan seri penutup dan penentuan untuk merebut gelar juara nasional,” ungkap Taqwa Suryo Swarsono selaku kepala mekanik Garden Speed.

Persaingan dua pembalap yang sedang memperebutkan poin juara nasional tak kalah serunya di kelas Kejurnas ITCC 1.5. Pastinya, pada kelas ini Fitra yang  memulai start di posisi pertama berhasil untuk mempertahankan posisinya hingga garis finish. Namun keberhasilan ini tak lepas dari tekanan rival terdekatnya, Rio yang  terus berusaha untuk melakukan over taking.

 

Teks dan Foto: Tim AI