Seri Final ajang Indonesia X-Offroad Racing 2014 yang berlangsung di Banjarbaru Kalsel (8-9/11), kembali diikuti oleh pembalap muda Julian 'Jeje' Johan dari GT Radial Prestone Racing. Ini adalah ketiga kalinya Julian Johan turun dengan menggunakan Jeep Grand Cherokee yang dipersenjatai oleh ban Savero Komodo MT 245/75 R16. Setelah gagal mencapai finish pada 2 kejuaraan sebelumnya karena belum optimalnya teknis kendaraan, kali ini jeje dan tim memasang target untuk mencapai finish di seluruh SS yang ada.

Pada kenyataannya target tersebut tidaklah mudah, mengingat Sirkuit Banjarbaru memiliki karakter high speed yang berpotensi membuat kendaraan mudah terbalik. Ditambah dengan tebalnya debu yang membuatĀ  mesin kendaraan rentan terhadap masalah. "Ini adalah tahun transisi bagi saya dan tim. Bukan hanya berganti kendaraan tetapi juga berganti grup & kelas. Kami mencoba memfokuskan diri untuk beradaptasi & riset." ujar Jeje

Julian Johan yang berpasangan dengan sang adik Jordan Johan mendapatkan banyak pengalaman baru di seri final. Mereka kali ini berhadapan langsung di lintasan dengan juara IXOR 2014 H. Syamsudin (JRT). "Setelah sebelumnya turun di Grup 6 Silinder, kali ini tim berpindah ke Grup FFA. Rencana di tahun depan kami akan fokus di grup tertinggi ini." tambah Adhi Sardjan selaku kepala mekanik GT Radial Prestone Racing.

Tim ini memilih untuk melakukan modifikasi kendaraan Grand Cherokee secara bertahap. Untuk tahun ini akan memfokuskan untuk penyempurnaan di sektor suspensi dan handling kendaraan, dengan tetap menggunakan mesin Cherokee standar. Sementara pada tahun 2015, direncanakan akan menggunakan mesin baru yang kompetitif sejak di awal seri kejuaraan.

Setelah bertarung selama 2 hari di sirkuit sepanjang 4,9 km, Jeje berhasil membawa Grand Cherokee nya ke garis finish pada semua SS. Target tim kali ini dapat tercapai, tentunya tak terlepas dari kerja keras tim GT Radial Prestone Racing serta para pendukung lainnya, 788 Autocare, Luminox, & Roma Autosport.

"Saya dan tim bersyukur semua dapat berjalan dengan lancar. Walaupun kali ini hanya menggunakan mesin standar dan tidak masuk ke 5 besar. Tetapi kami sangat senang kendaraan sudah semakin optimal. Ini adalah salah satu balapan yang paling saya nikmati tahun ini." tutup Jeje saat bergegas kembali ke Jakarta.