Tahun 2014 yang menjadi tahun pembelajaran serta R&D (Research & Development) bagi Julian Johan telah berakhir, seiring dengan tuntasnya rangkaian Kejurnas Speed Offroad 2014. Putaran Final yang berlangsung di Sirkuit Paramount, Gading Serpong (29-30/11) menjadi sepak terjang terakhir Julian Johan bersama GT Radial Prestone Racing di tahun 2014. Tim kembali menurunkan Jeep Grand Cherokee pada Grup FFA sebagai tahap akhir riset sebelum memasuki musim 2015.

Julian Johan kali ini berpasangan dengan Pembalap Turing Sentul, Advannov Agung.. "Kami senang dapat menuntaskan riset di Final Kejurnas Speed Offroad. Alhamdulillah saya semakin dapat beradaptasi dengan kendaraan ini, sangat menyenangkan walau performa belum maksimal." ujar Jeje, sapaan akrab Julian Johan. Mereka berhasil menyelesaikan seluruh SS dan berada di peringkat 6 FFA 6 Silinder.

"Speed Offroad ternyata sangat seru, tidak kalah dengan balap yang biasa saya ikuti di Sirkuit Sentul. Walau sejak awal tim memfokuskan untuk riset dan mengasah jam terbang, saya tetap dapat merasakan serunya persaingan di balap ini." tambah Advan yang juga merupakaan anggota Klub Speed Driver.

Keputusan tim untuk mengganti mobil baru di pertengahan musim 2014 memang penting untuk diambil walaupun penuh resiko. "Kami sadar konsekuensi menggunakan kendaraan baru. Kami harus menghadapi proses R&D terlebih dahulu sebelum mobil dapat berperforma maksimal di 2015. Jeje pun mau mengambil langkah tersebut dan kembali belajar dari nol." ucap Adhi Sardjan sebagai Kepala Mekanik GT Radial Prestone Racing. Hal tersebut diamini oleh berbagai pihak yang mendukung tim ini seperti 788 Autocare, Roma Autosport, serta Luminox.

Mengenai target dan persiapan tahun depan, Julian Johan akan kembali berpasangan dengan Muttaqin Arya, dan berencana untuk kembali ke habitat mobil ini yaitu terjun di Kelas FFA 8 Silinder. Jeep Grand Cherokee ini juga akan dipersenjatai dengan varian baru GT Radial Savero Komodo MT Plus. "Terimakasih banyak GT Radial Prestone Racing atas kerja kerasnya dalam mengembangkan mobil ini. Insya Allah tahun depan 2015 dapat kembali All Out dan mengisi papan atas persaingan Speed Offroad Indonesia." tambah Jeje usai balap terakhirnya.