Bingung memilih minyak rem yang pas untuk kebutuhan Anda? Salah satu patokan termudah adalah DOT, angka standar yang membedakan spesifikasi tiap minyak rem. Ada empat macam tipe minyak rem, yaitu DOT 3, DOT 4, DOT 5 dan DOT 5.1 .

Pembedaan minyak rem dibuat berdasar bahan dasar dan titik didihnya. Makin tinggi angka, makin tinggi titik didihnya. Minyak rem DOT 3, 4 dan 5.1 berbahan dasar glycol. Sementara DOT 5 berbahan dasar silicone. Lalu ada lagi DOT 5.1. Apa bedanya sih, DOT 5 dan 5.1 ini?

Minyak rem dapat menyerap air dari udara, itulah mengapa tidak dianjurkan membuka tutup tabung minyak rem. Tutup tabung harus selalu tertutup rapat dengan seal yang baik. Nah, minyak rem dengan DOT 5 tidak menyerap air. Artinya lagi, titik didihnya lebih stabil karena tidak ada air di dalam sistemnya dan tidak memicu korosi. Ini karena DOT 5 berbahan dasar silikon, karena itu sering disebut juga minyak rem silikon. DOT 5 tidak menyerap air, karena silicon tidak bisa bercampur dengan air.

Minyak rem DOT 5 biasanya digunakan kendaraan militer seperti kendaraan tempur. Karena silikon tidak merusak cat permukaan luar dari kendaraan yang merupakan hal yang penting dalam penyamaran. Kekurangannya, daya pelumasnya kurang baik. Gesekannya besar, akibatnya diperlukan tenaga yang lebih besar saat menekan rem agar sistem rem bekerja. Dari sinilah muncul istilah ‘rem keras’.

Kekurangan lainnya, silikon tidak punya daya lumas seperti glycol, sehingga tidak cocok untuk mobil yang dilengkapi ABS. DOT 5 juga tidak bisa menggantikan DOT lainnya. Karena tidak menyerap air, kelembaban sistem hidrolik akan mengumpul pada satu bagian. Ini menyebabkan korosi terlokalisasi. Sudah begitu, titik didihnya lebih rendah dibandingkan DOT-4 tapi harganya dua kali lebih mahal dan lebih sulit ditemukan di toko biasa.

Sementara minyak rem tipe DOT-5.1 merupakan tipe baru. Berdasarkan uji performanya, minyak rem tipe ini lebih menyerupai DOT-4 dengan kualitas lebih tinggi, menyerupai DOT-5. Titik didihnya lebih tinggi dibanding DOT 3 dan 4,, meskipun dalam keadaan basah maupun kering. Pada keadaan kering, titik didihnya adalah kira-kira 275˚C, sedangkan dalam keadaan basah titik didihnya berkisar antara 175 hingga 200˚C.

DOT-5.1 juga kompatibel dengan formulasi karet rem. Tapi, bahan utamanya bukan silicon, sehingga akan menyerap air. Seperti halnya DOT-3 dan DOT-4, minyak rem ini akan merusak cat.

Teks: Tim Autochem

 

Save