Banyak orang yang mengeluh tentang radiator yang mampet, alhasil harus di services sampai ganti baru. Salah kaprah tentang rawat radiator biasa terjadi dikarenakan dengan mengisi cairan radiator coolant bisa membuat mampet radiator dan jika radiator dikuras, malah membuat rusak radiator.

Nah, disini dapat dijelaskan merawat radiator itu lebih baik memakai cairan radiator seperti produk Master Radiator Coolant yang dipakai di mobil balap saya. Kenapa? Karena formulanya tidak menimbulkan efek karat/korosi dan pengendapan kotoran dibandingan jika kita pakai air keran atau air ledeng biasa yang belum tentu bersih dan dapat menimbulkan karat di radiator. Kalo kita beli mobil baru pasti radiatornya berisi cairan radiator bukan air keran atau air ledeng.

Perawatan berikutnya adalah menguras radiator, salah kaprah disaat menguras radiator adalah terjadinya bocor pada radiator lama yang di kuras oleh cairan penguras radiator seperti produk Master Radiator Super Flush. Untuk diketahui formula Master Radiator Super Flush adalah untuk menghilangkan karat dan deposit kotoran yang mengendap di dalam radiator. Kejadian yang biasa terhadap radiator lama yang jarang di kuras adalah menjadi bocor radiator. Kenapa, karena deposit kotoran/karat yang sudah banyak mengendap terkuras oleh Master Radiator Super Flush. Deposit kotoran/karat pada radiator dapat mengurangi daya kerja dari radiator itu sendiri dan bisa berakibat terhadap over heating di mesin.

Jadi rawatlah radiator mobil anda dengan menguras mengunakan Master Radiator Super Flush, sebelum over heating terjadi.
(Julian Johan, pembalap Speed Offroad)