CUKUP RUTIN MENGONTROL KONDISI OLI

Fungsi fitur Power Steering (PS) saat ini memang sudah menjadi standar pendukung sistem kemudi untuk semua jenis mobil. Sistem PS ini, tentu saja sangat memudahkan pengemudi saat mengendalikan mobil. Terlebih untuk mobil berukuran besar, keberadaan PS sangat dibutuhkan agar setir terasa ringan diputar.  Makanya, agar fungsinya tetap normal, ada beberapa hal yang harus dilakukan bagi para pemilik kendaraan.   

Sistem pada power steering, umumnya menggunakan sistem hidrolik. Yakni,  teknologi pemindahan daya dengan memanfaatkan tekanan cairan atau fluida untuk menggerakkan suatu benda.  "Untuk perawatan power steering, sebenarnya mudah. Hal yang bisa dilakukan pemilik mobil adalah rutin mengontrol oli pada bak penempatan power steering,” kata Budi, mekanik Dewi Motor di Bintaro BXC, Jaksel.

 Masih menurut Budi, untuk mengetahui masa berlaku oli power steering bisa dilihat dari kondisi pelumas pada power steering saat dibuka. Jika terlihat buih atau berbusa pada oli tersebut, harus  segera menguras dan mengganti dengan yang baru. “Salah satu produk yang bisa ditemukan di pasaran adalah produk PT Autochem Industry: Prestone Power Steering Fluid. Produk ini dapat  menjaga operasi power steering tetap lancar. Membantu menghilangkan suara pompa, melindungi segel, sekaligus melindungi sistem dan pompa power steering dari kerusakan yang disebabkan oleh keausan, oksidasi dan busa,"  jelas Budi.  

Sebagai panduan sederhana, berikut ini beberapa hal bisa jadi indikator untuk mendeteksi apakah kondisi power steering masih berfungsi dengan baik atau tidak.

1. Pengaruh buih atau berbusa pada oli power steering dapat memicu timbulnya bunyi pada saat kita memutar setir secara perlahan. Bunyi pada setir tersebut disebabkan karena terdapat angin  pada sistem hidrolik power steering.

2. Cek ketinggian oli power steering pada bak kontrol, jika sudah berkurang segeralah menambahnya  dan jika sudah ditambahkan, tapi dalam beberapa hari sudah terlihat berkurang kembali sebaiknya cek kondisi slang-slang pada mekanisme power steering, mungkin ada kebocoran.

3. Jika setir tiba-tiba terasa berat, harus segera lakukan pengecekan kondisi power steering. Jangan didiamkan saja atau malah dipaksa bekerja, karena bisa merusak komponen lainnya. 

4. Cek kondisi oli pada power steering saat servis berkala atau saat  ingin menempuh perjalanan jauh, serta cermat untuk melihat indikator yang terdapat pada kemudi. Jika indikator power steering sudah mulai berkedip-kedip maka segera berkonsultasi pada bengkel terdekat. AI