Dari Kawat Baja Sampai Bahan Kertas

Di artikel ini, mari kita bahas awal mulanya filter oli diaplikasi pada kendaraan anda. Tak cuma dari bentuknya, material yang dipakai peranti ini pun terus dikembangkan mengikuti perkembangan teknologi pada kendaraan.

Sebelum membahas sejarah, pahami dulu fungsi filter oli. Yakni, berfungsi untuk menyaring partikel kecil dan kotoran, agar tidak kembali tercampur dengan oli. Sehingga, oli dapat bekerja melumasi mesin dengan optimal. Pasalnya, jika oli terkontaminasi atau tercampur dengan kotoran, akan menyebabkan oli menjadi jenuh dan mempercepat usia pemakaian, sehingga oli pun tidak dapat bekerja sesuai dengan fungsinya.

Filter oli mulai diperkenalkan sejak tahun 1920-an, di mana saat itu desain filter oli sangatlah sederhana, hanya terdapat wol dari bahan baja dan jaring. Kala itu, penempatannya ada pada bagian pompa oli di bagian intake, sehingga harus sering dibersihkan agar bekerja dengan optimal.
Pada tahun 1923, Ernest Sweetland memperkenalkan filter oli dengan teknologi yang cukup maju dengan nama Purolator. Pada filter tersebut terdapat sebuah jendela kecil dari kaca agar pengguna dapat melihat aliran oli pada filter tersebut.

Setahun setelah itu, James A. Abeles dari Motor Improvements Inc. dan The Maxwell Chalmers Company, melihat bahwa temuan dari Ernest mempunyai masa depan yang cerah dan mulai menggunakan filter tersebut. Bukan hanya mereka, namun beberapa pabrikan mulai menggunakan Purolator ini, antara lain Studebaker, Pierce Arrow, Hupmobile, Peerless, Cadillac, Oakland, Gardner, Bulan, Jordan, Buick dan Dodge.

Seiring perkembangan teknologi, pada akhir 1930, bahan kapas mulai diperkenalkan sebagai media filtrasi. Lalu pada 1946, barulah filter oli menggunakan bahan penyaring dari kertas dengan desain bunga seperti saat ini.

Penggunaan teknologi “spin on” berupa tabung yang saat ini digunakan oleh semua kendaraan baru muncul pada 1955. Teknologi ini selain efisien, juga tidak memakan tempat pada ruang mesin dan mulai saat itu perusahaan otomotif Amerika, Eropa, dan Jepang mulai menggunakan teknologi ini untuk kendaraan mereka. AI