Bulan Mei tampaknya merupakan salah satu bulan ‘terpanas’ di Indonesia. Dari data situs berita detik.com saja, dalam seminggu telah terjadi lebih dari 5 kasus mobil terbakar. Tak hanya menakutkan, kasus ini juga membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. Kenali 5 penyebab utama berikut agar bisa mengantisipasi dan terhindar dari bahaya.

Kabel

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan kebakaran yang bersumber dari kabel. Karena terkelupas, yang berakibat gesekan dan muncul percikan api. Lalu kabel paralel bertumpuk pada aki dan tidak terikat kencang, lalu memicu korslet. Serta besaran kabel yang tidak sesuai daya dan kabel busi bocor yang memicu percikan api. 

Slang

Biasanya terjadi pada kendaraan berumur karena selang bensin rapuh dan bocor. Tapi kasus ini sebenarnya mudah dideteksi. Waspadai dan cek selang bensin Anda kalau tiba-tiba muncul bau bensin atau bensin berkurang dengan cepat melebihi konsumsi normal. Selang O-ring atau karet injektor yang mestinya fleksibel, kalau sudah mengeras juga mudah bocor. Segera ganti yang baru. 

Modifikasi

Penggantian komponen yang tidak sesuai demi mengejar kenaikan performa bisa mengundang bahaya. Dari kebocoran oli sampai bahan bakar. Apalagi kalau sampai memakai bensin oktan tinggi, pastikan memakai selang serat karbon atau baja untuk mencegah kebocoran.

Filter Udara Terbuka

Ini biasanya terjadi pada mobil yang masih menggunakan karburator. Karena filter udara terbuka, hawa bensin menembus pori-pori atau celah boks filter udara. Kalau ada kabel yang tidak bagus dan bergesekan plus uap bensin, bum!

Pipa Knalpot Bocor

Ini biasanya terjadi karena akumulasi dalam waktu lama. Pipa knalpot bocor yang melewati tangki bensin akan memanaskan bensin dan lama-lama bisa memicu kebakaran.

 

Teks: Tim Autochem
Sumber foto : morwatersolutions.com