Bertambahnya masa penggantian oli pada mobil modern telah benar-benar merubah segala hal tipikal yang berkaitan dengan penggantian oli dan filter. 

 

Ada begitu banyak peningkatan dalam hal desain dan kontrol mesin selama sepuluh tahun terakhir, hingga sulit mengikutinya. Mulai dari Direct Injection, Coil on plug, rasio kompresi yang lebih tinggi, Variable valve timing, semuanya bertujuan untuk satu hal - mesin yang jauh lebih efisien.

 

Mesin modern masa kini, memiliki jumlah output daya, konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang yang dulu tampaknya tidak mungkin bisa dicapai. Salah satu manfaat dari kontrol bahan bakar dan pengapian yang sangat tepat ini, adalah lebih sedikit bahan bakar yang memasuki crankcase mobil di saat startup dan hal tersebut mencegah kontaminasi dan pengenceran oli.

 

Selain itu, kontrol sistem pendingin modern biasanya akan mempertahankan mobil berjalan pada kisaran suhu 98-104 derajat Celcius, yang membantu mencegah terbentuknya sludge oli. Di atas semua itu, sistem kontrol penggantian oli telah berubah dari sekedar penghitungan odometer menjadi sistem sangat canggih yang memantau variabel lain seperti beban mesin, temperatur, kebiasaan mengemudi dan banyak lagi. Dengan menggunakan algoritma yang rumit, mobil akan memberitahu Anda kapan saat yang tepat untuk ganti oli, bukan hanya dengan pengukuran odometer.

 

Apa artinya semua ini untuk penggantian oli dan filter? Ini berarti beberapa hal-Interval penggantian oli menjadi lebih lama. Hanya ada dua kendaraan buatan tahun 2014 dengan interval penggantian oli 7500 km atau kurang. Kendaraan lainnya lebih panjang dari itu, bahkan ada yang sampai hampir 30.000 km pada beberapa kendaraan.

 

Apa yang perlu diketahui oleh teknisi dan para pehobi otomotif, untuk merawat kendaraan semacam ini dengan benar? Pertama-tama, Anda HARUS menggunakan oli yang memenuhi spesifikasi produsen kendaraan Anda dan mencatat oli apa yang Anda gunakan. Spesifikasi tersebut ada di buku manual pemilik dan mungkin tertulis seperti ini: ILSAC GF-5, ACEA: A1/B1, API Service SN / SM / SL, Ford WSS M2C946-A, Honda HTO-06, Chrysler MS 6395, GM Dexos1. Ini hanya beberapa persyaratan, masih ada banyak lagi dan tanggung jawab untuk memilih oli yang benar ada pada bengkel yang melakukan penggantian oli tersebut. Menggunakan oli yang tidak memenuhi spesifikasi produsen mobil dapat membatalkan garansi mesin dan menjadi tanggung jawab tempat Anda mengganti oli.