Minyak rem sangat penting demi membantu kelancaran sistem pengereman mobil. Tanpa minyak rem, sistem hidraulik pengereman gak akan berfungsi.

Aliran minyak rem ke bagian pengereman di roda, tentu punya risiko kotor dan berkurang karena pemanasan saat pengereman. Untuk itu, cek rutin kondisi minyak rem mobil secara rutin. Menurut Herdi, teknisi bengkel Bersaudara di Ciputat, Tangerang  Selatan, menganjurkan pengecekan rutin setiap 3 bulan.

Ngeceknya cukup gampang, kok. Biasanya reservoir minyak rem mobil sekarang menggunakan wadah plastik tembus pandang. Letaknya di atas master silinder rem. “Gak perlu buka tutupnya juga sudah kelihatan. Tingkatan cairan yang aman ada di atas tulisan ‘Min’,” terangnya.

Sedangkan untuk mobil model lama, reservoir menggunakan wadah logam. Sehingga untuk memeriksanya, harus membuka tutup reservoirnya. Nah, untuk mengeceknya, sebelum membuka tutup reservoir sebaiknya bersihkan dulu kotoran yang biasanya ada di atas tutup dan seputarannya. Agar saat membukanya, kotoran tidak ikut masuk ke dalam tabung reservoir dan mengotori minyak rem.

Setelah tutup terbuka, periksa ketinggian cairan minyak. Poisisi aman cadangan minyak remnya sekitar ¼ inci atau 6 mm dari atas. Kalau lebih dari ukuran itu, sebaiknya tambahkan lagi minyak remnya.

Untuk menambahkan minyak rem, biasanya DOT 3 atau DOT 4. Silakan sesuaikan dengan yang tertulis di bagian tutup reservoir di kendaraan Anda.

Save