Fungsi lubrikasi atau pelumasan dan mencegah hadirnya korosi merupakan tugas utama dari radiator coolant. Namun ada fungsi lain yang tidak kalah penting untuk mesin modern yang cenderung bekerja efisien sehingga menciptakan panas tinggi adalah meningkatkan titik didih air.

Hal ini menjadi penting lantaran jika air radiator mencapai titik didihnya, otomatis akan hadir gelembung udara pada sistem sehingga proses pelepasan panas mesin akan terganggu. Engine overheat pun pasti terjadi. 

Nah agar air radiator tidak mencapai titik didihnya, diperlukan radiator coolant yang mengandung glycol agar titik didih air dapat ditingkatkan. 

Seperti radiator coolant Master yang mampu menahan titik didih air hingga 126°C. Asyiknya, radiator coolant Master dikemas bukan dalam bentuk konsentrant, sehingga tidak lagi direpotkan untuk mencampurkan air dengan rasio ideal. 

Dengan titik didih yang lebih tinggi, otomatis mesin menjadi lebih tahan saat menghadapi kemacetan lalu lintas. Mudik pun menjadi terasa nyaman, tanpa perlu timbul rasa was-was mesin overheat. 

 

Teks & Foto: Tim AI