Sistem rem merupakan peranti penting di sebuah kendaraan. Jika gagal bekerja, keselamatan berkendara menjadi taruhannya.

Untuk itu, sistem rem perlu diperiksa secara berkala agar kinerjanya selalu optimal dalam melakukan perlambatan kendaraan.

Salah satunya adalah memperhatikan jumlah cairan rem (brake fluid) di dalam tabung reservoir di ruang mesin. Pastikan jumlahnya berada dalam batas toleransi antara tanda maximum dan minimum.

Disarankan dalam pemeriksaan jumlah cairan rem ini dilakukan secara visual saja. Jadi, pemilik kendaraan tidak perlu membuka penutup tabung reservoir cairan rem.


Alasannya simpel. Masih ingat sifat higroskopis dari cairan rem atau brake fluid? Itulah alasan utamanya.

Kemampuan cairan rem dalam mengikat air menjadi alasan utama, dilarangnya pemilik mobil sering membuka penutup tabung resevoir. Bergantinya udara yang masuk akan menambah lebih banyak kandungan air didalamnya.

Jika jumlahnya berkurang dari batas maksimum, sebaiknya pemilik mobil jangan langsung menambahkan. Karena ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, yakni sistem rem mengalami kebocoran atau kampas rem mulai menipis.

Analisis sistem mengalami kebocoran dapat terpantau jika penurunan jumlah minyak rem terjadi cukup drastis dari rentang pemeriksaan berkala ini. Jika hal ini yang terjadi, segera periksa sistem rem, terutama di area kaliper dan baut sambungan slang rem.


Analisis kampas rem mulai menipis dapat disimpulkan, jika sistem tidak mengalami kebocoran dan pemilik kendaraan tidak pernah menambah cairan rem.

Bila level cairan rem mendekati batas minimum, artinya kampas rem mulai menipis, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan untuk melakukan penggantian.

Sebab saat kampas rem mulai menipis, otomatis piston pada kaliper rem akan berada di posisi lebih keluar, sehingga ruang untuk cairan rem bertambah. 

Untuk itu, sebaiknya saat seluruh kampas rem diganti dengan yang baru, ganti dan isilah cairan rem hingga batas maximum. Karena hal ini akan memudahkan Anda untuk melakukan pemeriksaan kondisi kampas rem mobil tanpa perlu repot membongkarnya.


Nah, mudah kan sob?